Mengenal Hipnotis Lebih Dekat
Hipnotis bayak
digunakan dalam psikoterapi dan juga dibahas dalam ilmu psikologi.
Sayangnya, banyaknya kasus kejahatan yang mengatasnamakan hipnotis
membuat masyarakat makin resah. Bagaimana sebenarnya hipnotis itu?
Mari kita simak perbincangan dengan Erwin Eka Febriana Putra,
President of Indonesian Hipnosis Association (IHA), sebuah organisasi
profesi yang menghimpun hypnotist, hypnotherapist, dan hypnosis trainer
di Indonesia. Muhammad Baitul Alim dari Psikologi Zone berkesempatan
melakukan wawancara dengan beliau.
Berikut adalah petikan wawancara tersebut.
Banyak orang yang menganggap hipnotis dengan ilmu gaib untuk mempengaruhi seseorang. Apa sebenarnya definisi dari hipnotis itu?
Bila dipandang dari sisi keilmuan, hipnosis adalah ilmu yang
mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran manusia. Sedangkan
dipandang dari sisi fenomena, Menurut U.S. Department of Education,
Human Services Division; “Hipnosis is the by-pass of the critical factor
of the conscious mind followed by the establishment of acceptable
selective thinking” – Hipnosis adalah penembusan filter mental pikiran
sadar diikuti dengan tertanamnya suatu pemikiran/ide/sugesti yang dapat
diterima.
Dan menurut saya pribadi Hipnosis atau biasa sering disebut hipnotis
adalah: Sebuah metode komunikasi tertentu yang dipakai untuk
mempengaruhi sesoerang sesuai dengan apa yang disugestikan. Sugesti
sendiri merupakan suatu bentuk perintah, saran, ide atau nasehat. Oya,
satu lagi mungkin banyak juga yang bertanya apa sih istilah yang tepat
antara hipnosis ataukah hipnotis. Sebetulnya keduanya memiliki makna
yang sama hanya saja mungkin penggunaan keduanya yang berbeda. Hipnosis
adalah metode yang dipakai, sementara hipnotis adalah orang yang
melakukan metode tersebut.
Perbedaan ilmu pengetahuan dengan “klenik” adalah dari
penjelasan secara ilmiah teknik yang digunakan, bagaimana sebenarnya
hipnotis itu bekerja?
Pernahkah anda membaca bahwa pikiran manusia sebenarnya terdiri dari
beberapa bagian dan diantaranya adalah pikiran sadar (Conscious) serta
alam bawah sadar (Subconscious). Keduanya memiliki fungsi dan
karakteristik sendiri-sendiri namun memiliki peranan yang berbeda pada
diri manusia. Alam bawah sadar lebih dominan dan dominasinya mencapai 9
kali lipat dibanding pikiran sadar. Pikiran sadar bersifat analitis,
rasional dan logis sementara alam bawah sadar tidak begitu memiliki
sifat seperti itu. Dan diantara pikiran sadar serta tidak sadar ada
lapisan yang memblok setiap informasi yang masuk supaya tidak langsung
ke alam bawah sadar yang notabene tidak begitu analitis. Lapisan ini
disebut filter mental atau ada pula yang menyebutnya critical factor.
Jadi hipnosis adalah proses dimana filter mental beristirahat
sementara waktu sehingga informasi atau katakanlah sugesti yang kita
berikan masuk ke alam bawah sadar yang tidak begitu bersifat analitis,
rasional dan logis tapi memiliki dominasi yang kuat terhadap tindakan
kita. Maka dari itu ketika orang dalam kondisi hipnosis melakukan
hal-hal yang aneh, tidak masuk akal dan terlihat misterius sebenarnya
sama sekali tidak mengandung mistis didalamnya.
Apa semua orang bisa dihipnotis dan orang seperti apa kriteria orang yang bisa dihipnotis?
Banyak orang menganggap bahwa orang yang bisa dihipnotis adalah orang
yang bodoh atau lemah pikirannya. Ini adalah anggapan yang salah.
Faktanya, seseorang yang bisa dihipnotis adalah orang yang memiliki
cukup kecerdasan, mampu berkonsentrasi dan bisa berimajinasi. Hipnosis
tidak bisa diterapkan kepada orang gila, idiot, orang tuli, atau anak
kecil yang belum bisa berkomunikasi dua arah. Semakin cerdas seseorang
semakin mudah dihipnotis. Jadi, jangan gembira kalau Anda merasa tidak
akan bisa dihipnotis.
Pada intinya sebenarnya semua orang yang memiliki kemampuan untuk
berkomunikasi dua arah dengan baik bisa dihipnotis. Atau bisa dikatakan
semua manusia normal bukan anak kecil dan bukan orang gila bisa
dihipnotis. Selama kita bisa berkomunikasi dengannya dan dia bersedia
berkomunikasi dengan kita maka hipnosis bisa saja terjadi. Orang asing
tidak bisa saya hipnotis jika saya tidak menguasai bahasa asing tersebut
dan dia tidak mengerti bahasa yang saya pakai. Jadi ketika sesorang
bersedia berkomunikasi dengan kita, kemudian Ia mau mebgikuti instruksi
yang kita berikan dengan senang hati maka Ia dapat dihipnotis asal kita
tahu caranya. Jadi tidak ada kriteria khusus seperti apa yang orang bisa
dihipnotis asal dia mau dan bersedia serta tidak takut maka ia bisa
dihipnotis.
Banyak orang yang salah mengerti fungsi hipnotis yang
sebenarnya dan menganggap ilmu ini sebagai ilmu hitam. Apa saja
sebenarnya fungsi dan manfaat hipnotis itu?
Tidak ada batasan mengenai apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan
dengan hipnosis. Karena hipnosis adalah ilmu untuk meng-eksplorasi
pikiran, sehingga hipnosis bisa berperan di hampir semua bidang
kehidupan yang melibatkan pikiran manusia. Hipnosis bisa digunakan dalam
dunia hiburan, pengobatan psikologis, kedokteran, penyelidikan,
pemasaran, penjualan, pengembangan diri, meningkatkan kemampuan pikiran,
eksperimen metafisika, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, kemudian
terbentuklah cabang dalam keilmuan hipnosis antara lain:
- Hipnoterapi (aplikasi hipnosis untuk mengatasi permasalahan psikologis dan membantu menyembuhkan permasalahan fisik).
- Medical Hipnosis (aplikasi hipnosis di bidang kedokteran terutama
untuk menghilangkan rasa sakit yang diderita pasien. Saat operasi,
melahirkan, cabut gigi dll, bisa menggunakan hipnosis supaya tidak
terasa sakit).
- Hynosis Comedy (praktek hipnosis untuk keperluan hiburan sebagaimana kita lihat ditelevisi dan dipanggung-panggung hiburan).
- Forensic Hipnosis (hipnosis yang dipakai oleh penyidik untuk
membantu mengingat detail kejadian dan dipakai untuk saksi dan korban
apabila mereka memiliki trauma yang dalam dan bukan dipakai untuk
tersangka).
- Metaphysical Hipnosis (aplikasi hipnosis yang bersifat eksperimental
dan digunakan untuk meneliti fenomena metafisik seperti OBE, ESP,
Clairvoyance. Silahkan searching di google tentang hal-hal tersebut bagi
yang belum tahu).
Bagaimana penjelasan dari beberapa kasus kejahatan yang
mengatasnamakan hipnotis, apa itu sebenarnya bukan teknik dari hipnotis,
mohon dijelaskan?
Hipnosis bukanlah ilmu untuk menguasai pikiran manusia. Dalam kondisi
hipnosis yang paling dalam sekalipun sesorang masih bisa menolak
sugesti yang diberikan, meski tidak dipungkiri sebenarnya sugesti
tersebut sangatlah kuat pengaruhnya. Dari berbagai kasus yang
mengatasnamakan kejahatan hipnotis semuanya terungkap hanyalah sebagai
penipuan biasa atau pembiusan. Korban yang tidak sadar saat kejadian
menandakan bahwa Ia sebenarnya dibius karena hipnosis bukan berarti
tidak sadar. Lantas kenapa banyak laporan kejahatan yang mengatasnamakan
hipnotis. Latar belakang mereka tentu saja karena mereka tidak tahu apa
dan bagaimana itu hipnotis. Selain itu anggapan bahwa dengan dihipnotis
seseorang bisa dikuasai oleh orang lain, sehingga banyak yang melapor
bahwa mereka telah dihipnotis padahal hanya penipuan biasa agar mendapat
empati dari orang lain dan tidak terkesan bodoh telah ditipu.
Bila melihat pertunjukan hipnotis, terlihat mudah sekali
seseorang untuk menghipnotis. Hanya dengan sentilan jari, orang akan
langsung terhipnotis. Apakah hal itu benar demikian, apakah ada
tingkatan dalam kemampuan menghipnotis seseorang?
Hal itu mudah saja terjadi dan benar adanya. Hanya saja yang perlu
diingat adalah untuk kepentingan “berbuat iseng” dalam konteks hiburan
dengan hipnosis maka kita tidak bisa asal memilih orang. Tidak semua
orang mau kita kerjain. Biasanya dipilih terlebih dahulu siapa diantara
mereka yang mau dikerjain dan memiliki mental yang cukup untuk
ditertawakan dan dianggap bodoh. Ketika kita mendapati orang yang mau
mengikuti instruksi kita atau mau dikerjain, maka dengan sentilan jari
saja Ia pasti mudah untuk terhipnotis sesuai instruksi kita.
Mungkin ada yang bertanya tapi biasanya tidak ada proses pemilihan
penonton dalam pertunjukkan atau tayangan tersebut. Itulah hiburan ada
proses editing atau persiapan sebelum pertunjukkan yang tidak anda
ketahui. Dan hal itu sah-sah saja dalam dunia hiburan, yang penting para
penonton terhibur itu tujuan utamanya. Selain itu sebetulnya cukup
mudah bagi para Hipnotis yang sudah malang melintang dilayar kaca
nasional untuk mencari “korban” praktek hipnosis mereka. Karena ketika
dia datang sementara sudah dikenal sebagi tukang Hipnotis dan membawa
serta beberapa kamera lantas orang yang didatangi bersedia padahal
pastinya sudah tahu akan dihipnotis maka pada prakteknya pasti akan
sangat mudah untuk menghipnotis orang tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar